MATARAM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SPEKTRA Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) sukses menyelenggarakan Spektra International Conference on Multidisciplinary Research and Innovation (ICMRI) 2026 pada Rabu, 5 Agustus 2026 di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Mataram. Konferensi internasional yang mengusung tema “Empowering Young Researchers Through Multidisciplinary Innovation for a Sustainable and Digital Future” ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan mahasiswa, dosen, peneliti, dan akademisi dalam mengembangkan budaya riset, publikasi ilmiah, serta kolaborasi multidisiplin di tingkat nasional dan internasional.

ICMRI 2026 diikuti oleh 78 pemakalah yang berasal dari 35 perguruan tinggi se-Indonesia, sehingga menjadi salah satu konferensi mahasiswa dan dosen yang berhasil menghadirkan partisipasi akademik yang luas dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang diseminasi hasil penelitian sekaligus penguatan jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan dan transformasi digital.

Sambutan SR1 Ummat Dr, Safril,M.Pd

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh Dr. Syafril, M.Pd. selaku Sekretaris Rektor I (SR1) Universitas Muhammadiyah Mataram yang mewakili Rektor UMMAT. Turut hadir dalam acara pembukaan Drs. Amil, M.M. Selaku Biro Kemahasiswaan & Alumni mewakili Wakil Rektor III ummat dan para Wakil Dekan se-UMMAT, dosen, pembina organisasi kemahasiswaan, serta peserta konferensi dari berbagai perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Dr. Syafril, M.Pd. menyampaikan bahwa di era perkembangan teknologi dan digitalisasi saat ini, pendekatan multidisiplin dan multikultural dalam penelitian menjadi kebutuhan yang sangat penting. Menurutnya, penelitian yang melibatkan banyak tim periset dari berbagai disiplin ilmu akan menghasilkan temuan yang lebih komprehensif dan memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada UKM SPEKTRA UMMAT atas penyelenggaraan ICMRI 2026 dan berharap konferensi ini dapat menjadi budaya akademik yang positif di kalangan mahasiswa.

Kegiatan seperti ICMRI harus terus dikembangkan karena berdampak langsung terhadap reputasi mahasiswa, dosen, dan universitas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sebelumnya, Hanik selaku Ketua Panitia ICMRI 2026 menyampaikan bahwa konferensi ini diharapkan menjadi wahana bagi mahasiswa dan dosen untuk terus berkolaborasi dalam melakukan penelitian, menulis karya ilmiah, serta mendiseminasikan hasil-hasil penelitian kepada masyarakat ilmiah.

Semoga ICMRI menjadi wahana bagi mahasiswa dan dosen untuk terus berkolaborasi dalam meneliti, menulis, dan mendiseminasikan hasil-hasil penelitian. Karena dengan menulis, setiap orang akan dikenang sepanjang masa,” ungkap Hanik.

Sementara itu, Ketua UKM SPEKTRA UMMAT menyampaikan bahwa ICMRI diharapkan menjadi pintu gerbang kaderisasi mahasiswa-mahasiswa berbakat agar terus mengasah kemampuan riset, publikasi, dan diseminasi hasil penelitian di level internasional.

Semoga ICMRI menjadi pintu gerbang untuk kaderisasi mahasiswa-mahasiswa berbakat agar terus mengembangkan kemampuan riset dan mendiseminasikan hasil penelitiannya di tingkat internasional,” tuturnya.

Konferensi ini menghadirkan Keynote Speaker dari kalangan dosen dan akademisi internasional, yaitu:

  • Dr. Rubab Manzoor dari University of Management and Technology, Pakistan
  • Dr. Lalu Irfan Hadimi dari Deakin University, Australia

Kedua keynote speaker memaparkan pentingnya kolaborasi riset multidisiplin, inovasi berbasis teknologi, serta penguatan jejaring internasional dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah.

Selain itu, ICMRI 2026 juga menghadirkan Keynote Speaker dari kalangan mahasiswa, sebagai bentuk komitmen UKM SPEKTRA dalam memberikan ruang bagi peneliti muda untuk tampil di forum ilmiah internasional. Mahasiswa yang menjadi keynote speaker adalah:

  • Putri Hindun (Universitas Muhammadiyah Mataram)
  • Sri Rahmi Salsabila (Universitas Muhammadiyah Mataram)
  • Gregoria Wiwin (Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng)

Para mahasiswa tersebut mempresentasikan hasil penelitian mereka dan berbagi pengalaman mengenai pengembangan riset mahasiswa serta pentingnya publikasi ilmiah sejak di bangku kuliah.

Pada akhir kegiatan, Pembina UKM SPEKTRA UMMAT, Dr. Syaharuddin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh lembaga, mitra, dan pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan ICMRI 2026. Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun iklim riset dan publikasi ilmiah yang positif di lingkungan Universitas Muhammadiyah Mataram.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh lembaga yang telah banyak membantu penyelenggaraan ICMRI. Dukungan ini sangat penting untuk terus membangun budaya riset dan publikasi yang positif di lingkungan UMMAT, mengingat capaian peringkat UMMAT di level nasional maupun internasional mulai menunjukkan dampak yang signifikan,” ujar Dr. Syaharuddin.

Melalui penyelenggaraan Spektra International Conference on Multidisciplinary Research and Innovation (ICMRI) 2026, UKM SPEKTRA Universitas Muhammadiyah Mataram kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam penelitian, penulisan ilmiah, dan publikasi internasional. Konferensi ini diharapkan menjadi agenda ilmiah berkelanjutan yang mampu memperkuat kolaborasi akademik, meningkatkan kualitas riset, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia maupun di tingkat global.